Kebebasan berlogika


Bebaskanlah akal anda berpikir, agar anda tidak terjerat dalam ketidaknyamanan untuk mengkritisi segala sesuatu. Nyamanlah anda berpikir sebab akal menghasilkan nilai - nilai kebebasan universal, hingga anda tidak terjepit dalam kebodohan doktrinal serta kesempitan berpikir. Janganlah ragu untuk berpikir bebas, sebab anda pemilik diri sendiri. Tapi fahamilah terlebih dahulu arti kebebasan dan diri sendiri. Sebab disana ada ego dan kehendak saya, dikarenakan semua itu ada ego dan diri laini ketika kita bersosialisasi...Terkadang kita lupa tentang ini. Maka dibutuhkan sebuah dialog dalam bermain - main dengan wacana, Disini kita berbicara tentang masalah yang harus dipecahkan bukan mencari masalah baru, terkadang ego mngajak untuk memunculkan diri seolah olah jadi tempat hebat, keren dan ke akuan. Walaupun itu adalah hak kita atau ide kita pada awalnya, tapi wacana berkembang menjadi ke sosialan. Nah untuk itu, kita harus faham batasan - batasan mana saja yang boleh kita pakai akal dan diri kita, diperlukan lah ilmu penegtahuan bagi diri kita melalui berbagai macam pencarian, baik membaca, diskusi serta langsung belajar pada guru-guru yang luas ke-ilmuannya. Tentunya, belajar sesuatu harus berasal dari kemauan diri. Bukan hal yang dipaksakan dan terpaksa. Harus dimunculkan dalam diri sendiri keinginan tersebut. Biasa dikenal dengan kesadaran, walaupun inipun haru berproses, jika kita mencintai sesuatu maka akan dijalankan oleh diri, layaknya kita mencintai seorang wanita. Pada saat kita memahami permasalahan ini,untuk itulah kita mengalami keterbatasan hak akal kita dalam berkreasi pada saat wacana itu telah keluar dari diri dan disosialisasikan. Untuk diri sendiri bebas kita menggunakan akal, demikian juga untuk mengkritisi segala sesuatu termasuk bertanya tentang hal - hal yang tak kita fahami. Marilah kita berwacana bersama akal atau logika, sebab disana adanya ilmu dan pengetahuan berfaedah bagi kita dan orang lain. Bebaskanlah berfikir dengan akal dan kritisi lah segala sesuatu bersama logika. Untuk diri kita sendiri. Termasuk kreatifitas berpikir jangan dihentikan dalam diri kita sendiri. Salam LOGIKA...(Indra Aden)

Lebaran atau Idul Fitri ?


Apabila kue-kue seperti keju, nastar, dsb ramai terlihat di berbagai toko dan dibeli masyarakat, itu berarti lebaran sudah dekat.

BELAJAR






Belajar,belajar,dan belajar. Hal itu yang telah menjadi rutinitas yang dilakukan oleh manusia baik tua maupun muda, semenjak usia belia sampai senja.

OM Twitter



SAIYIDITO HATTA


Aku sedang berbicara dengan Twitter.
Atau aku sedang mengetik didepan komputer.
Sekedar senam jari kubilang.
Rutinitas manusia model millennium yang berulang.






BERNAFAS



Bernafas berasal dari kata “nafas” yang berarti menghirup udara/oksigen melalui hidung untuk melancarkan peredaran darah lalu menghembuskan karbon dioksida dari dalam tubuh.

JALAN MENUJU DUNIA SELANJUTNYA





 
JALAN DUA ARAH
















Hal yang lumrah disebut dengan kematian atau meninggalnya seseorang ini sudah pasti terjadi pada siapapun makhluk bumi dan akan segera menuju alam akhirat, menunggu hari Kiamat dan

Cerita FTV seorang teman "Cintaku Bersemi di Warnet"



kawan, aku persembahkan kembali ceritamu yang tersimpan dilaptopku...



 Untuk pangeran masa laluku:
Terima kasih masih selalu menganggapku cantik, meskipun aku masih dalam taraf rata-rata.
Perlu kamu tau, aku masih sesederhana dulu, biasa dan tidak bisa dandan :)