Kebebasan berlogika
07.37
Diposting oleh Unknown
Bebaskanlah akal anda berpikir, agar anda tidak terjerat dalam ketidaknyamanan untuk mengkritisi segala sesuatu. Nyamanlah anda berpikir sebab akal menghasilkan nilai - nilai kebebasan universal, hingga anda tidak terjepit dalam kebodohan doktrinal serta kesempitan berpikir. Janganlah ragu untuk berpikir bebas, sebab anda pemilik diri sendiri. Tapi fahamilah terlebih dahulu arti kebebasan dan diri sendiri. Sebab disana ada ego dan kehendak saya, dikarenakan semua itu ada ego dan diri laini ketika kita bersosialisasi...Terkadang kita lupa tentang ini. Maka dibutuhkan sebuah dialog dalam bermain - main dengan wacana, Disini kita berbicara tentang masalah yang harus dipecahkan bukan mencari masalah baru, terkadang ego mngajak untuk memunculkan diri seolah olah jadi tempat hebat, keren dan ke akuan. Walaupun itu adalah hak kita atau ide kita pada awalnya, tapi wacana berkembang menjadi ke sosialan. Nah untuk itu, kita harus faham batasan - batasan mana saja yang boleh kita pakai akal dan diri kita, diperlukan lah ilmu penegtahuan bagi diri kita melalui berbagai macam pencarian, baik membaca, diskusi serta langsung belajar pada guru-guru yang luas ke-ilmuannya. Tentunya, belajar sesuatu harus berasal dari kemauan diri. Bukan hal yang dipaksakan dan terpaksa. Harus dimunculkan dalam diri sendiri keinginan tersebut. Biasa dikenal dengan kesadaran, walaupun inipun haru berproses, jika kita mencintai sesuatu maka akan dijalankan oleh diri, layaknya kita mencintai seorang wanita. Pada saat kita memahami permasalahan ini,untuk itulah kita mengalami keterbatasan hak akal kita dalam berkreasi pada saat wacana itu telah keluar dari diri dan disosialisasikan. Untuk diri sendiri bebas kita menggunakan akal, demikian juga untuk mengkritisi segala sesuatu termasuk bertanya tentang hal - hal yang tak kita fahami. Marilah kita berwacana bersama akal atau logika, sebab disana adanya ilmu dan pengetahuan berfaedah bagi kita dan orang lain. Bebaskanlah berfikir dengan akal dan kritisi lah segala sesuatu bersama logika. Untuk diri kita sendiri. Termasuk kreatifitas berpikir jangan dihentikan dalam diri kita sendiri. Salam LOGIKA...(Indra Aden)
This entry was posted on October 4, 2009 at 12:14 pm, and is filed under
. Follow any responses to this post through RSS. You can leave a response, or trackback from your own site.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Posting Komentar