kawan, aku persembahkan kembali ceritamu yang tersimpan dilaptopku...



 Untuk pangeran masa laluku:
Terima kasih masih selalu menganggapku cantik, meskipun aku masih dalam taraf rata-rata.
Perlu kamu tau, aku masih sesederhana dulu, biasa dan tidak bisa dandan :)



·         3 November 2010
Perjumpaanku denganya berawal dari sebuah ketidak sengajaan. Di siang hari dengan terik sinar matahari yang menyengat, sesosok gadis cantik, nan sederhana datang bersama dengan kedua kawanya. Mereka berkunjung ke warnet, tempat dimana aku bekerja. “Permisi mas, ada yang kosong?” katanya sambil tersenyum padaku, “Oh, ada mbak silahkan masuk saja” sambil aku perhatikan dia berjalan menuju bilik nomer 02 seorang diri sedangkan teman yang satunya lagi berada di bilik nomer 03, ya.. semuanya itu masih teringat jelas dalam benaku.

Awalnya sih aku biasa saja melihat dia, seperti hal nya melihat wanita cantik yang hilir mudik melewati depan kaca tempat aku berjaga. Aku berusaha cuek saja dan tetap serius berkutat di depan monitor operator. Ke isenganku pun mulai, aku menjadi penasaran apa yang dia lakukan. Dengan mengklik desktop pada software EZ Timebilling, aku bisa melihat jelas apa yang dia buka. Facebook, oh ternyata dia sedang Online Facebook. Ya maklum, jaman sekarang sudah banyak manusia yang telah mengakses situs jejaring social facebook, mungkin hanya sekedar hiburan atau bahkan sudah menjadi hobi. Dengan sekejap mata, aku sudah mendapatkan alamat beserta nama facebooknya. Aku klik pencarian dan memasukan nama tersebut, akhirnya muncul profile facebook wanita itu. Oh, rupanya dia bernama Fauzia El..nama yang bagus selaras dengan wajahnya. Aku tambahkan dia sebagai teman di facebook.

Malam hari, aku kembali membuka profilenya dan ternyata dia sudah menerima permintaan pertemananku. Sambil cengar-cengir sendiri, aku melihat seisi foto yang ada di album profilenya. Dalam hati aku cuma bisa berkata, oh cantiknya wanita ini. Pikirku, alangkah baiknya aku mengkirim wall ke dindingnya. “Hey …. J” , itu adalah pesan yang aku kirim ke wallnya dan cukup lama sekali aku menunggu balasanya. Tepat pukul 23.28 dia membalas wallku itu, “ya?? Ni mas2 warnet itu ya? Hehehehe” katanya sambil tersenyum, “iyah, hehehe..lam kenal yah.. tapi jangan manggil aku mas-mas dong” sambil senyam-senyum sendiri aku menulis itu, “kalau bukan mas-mas terus apa? Mbak-mbak? Hahahaa” dalam hatiku berkata ternyata ini cewek lucu juga ya J kemudian sambil tertawa aku bales wall dari dia “ emm, benar juga ya.. ya terserah kamu aja deh, asal jangan om-om”. Nah semenjak itulah kami berdua semakin dekat dan sering berkirim pesan facebook.

Tidak berhenti dari situ, aku dengan inisiatif meminta nomer hapenya dari seorang temen yang kebetulan kuliah di tempat yang sama. Yes! Nomer hape sudah di tangan, tetapi aku bingung, mau sms apa ke dia. Aku kirim aja say hello sambil menuliskan namaku di akhir pesan singat itu. Tulit … tulit .. tulit .. hapeku berbunyi beberapa saat setelah itu, dan aku buka pesan masuk, ternyata balasan sms dari dia “owalah, mas-mas warnet toh, iya ada apa mas? Kok tahu nomerku dari siapa? Hayooo?” begitu ujarnya dalam pesan singkat,  lantas aku berpikir sejenak, hem apa aku harus kasih tau ke dia ? tapi sepertinya tidak usah deh, dengan perlahan namun pasti jariku menari dengan riang di atas keypad hape nokia 3315 kesayanganku “ hehehehe… gpp kok mbak, ya Cuma pengen sms mbak saja. Hem, pasti aku ganggu deh?”  Hahahaha… cukup geli aku memikirkan lelucon perkenalan ini. Bahkan aku tidak menduga bisa berkenalan dengan wanita cantik seperti dia.

Tak terasa waktu telah berjalan selama 2 minggu, timbulah perasaan suka di antara kita. Entah siapa yang memulai, intinya kami saat ini sedang di mabuk cinta. Selayaknya sepasang merpati yang terbang bersama menuju awan yang indah. Namun, tak ada satupun kata jadian diantara kita. Aneh bukan ? ya memang aneh tetapi itu memang benar adanya. Kami berdua saling memahami perasaan satu sama lain, bahkan setiap malam sebelum tidur pasti kata sayang dan emoticon kiss selalu kami kirim masing-masing. Aku juga bingung, kenapa aku dan dia tidak bisa menjadi sepasang kekasih yang lebih di kenal pacaran. Padahal, aku dan dia sudah saling suka ..

·         Desember 2010

Ini adalah awal dimana kami beruda sudah tidak lagi berkontak, sejak beberapa minggu yang lalu terakhir kami saling berkirim pesan singkat. Sampai saat ini aku masih bertanya, ada apa gerangan ? akhirnya aku memutuskan untuk mencari beberapa info mengenai dia. Aku sudah mencoba bertanya sana-sini ke beberapa teman dekatnya. Aku mendapatkan sebuah info, bahwa dia sebenarnya telah mempunyai seorang kekasih. Oh, betapa terkejutnya diriku ketika mendengar itu semua. Seketika itu juga, perasaanku menjadi campur aduk dan tak terlukiskan. Oke, mulai sekarang aku harus bisa secara perlahan melupakan sosoknya.