Untuk urusan satu ini tentang soal kendaraan, motor Italia yang menjadi trademark para pengantar Pizza dinegara ini memang suatu motor klasik yang paling unik. Kenapa begitu? Ya karena kalau berbicara tentang vespa berarti anda sedang berbicara mengenai kesabaran.

Jika anda memutuskan untuk membeli motor vespa yang bukan matic seperti sekarang ini, berarti anda juga harus bersedia menjadi mekanik untuk vespa anda sendiri. Yang namanya motor tua ya seperti ini, tidak seperti motor matic atau motor sport yang terlihat gagah juga jantan bagi para biker nya. Vespa tidak bisa ngebut lalu ngepot tapi vespa itu sederhana vespa itu santai. Ketika anda sedang berkendara untuk ke kampus atau kantor, vespa akan selalu menjadi kendaraan yang aman karena jalan nya yang pelan dan tidak mungkin ugal-ugalan dan membahayakan. Layaknya slogan tukang ojek “biar lambat asal selamat” atau kata orang jawa “alon alon asal kelakon” ada dalam jati diri kendaraan bersuara knalpot trengg teng teng teng ini.


Berkendara vespa mempunyai keunikan tersendiri, yaitu saling sapa antar sesama. Tak peduli tua maupun muda, kaya maupun miskin jika sudah berkendara vespa akan saling sapa atau membunyikan klakson khas vespa jika bertemu dijalan. Lain dari itu, pengendara vespa akan selalu dihormati oleh anak kecil dimanapun berada. Saya sering seperti ini, disaat hendak keluar dari area perumahan kost saya, disitu ada sekumpulan anak-anak kecil yang suka bermain. Masih kecil mereka, tapi mereka selalu memberi hormat tatkala saya lewat didepan mereka, atau ketika saya sedang keluar kota, saat itu saya bertemu dengan seorang anak yang diboncengi oleh orang tuanya anak itu masih sempat hormat sambil tersenyum kepada saya. Saya yang saat itu juga tak bisa untuk tidak tersenyum balik kepadanya. Hahh, berkendara vespa diantara kerumunan anak-anak bak seorang Jenderal diantara para Kopral.



Berkendara vespa tak selamanya senang karena keunikan nya, mogok mendadak, busi banjir, kabel gas/kopling putus sudah menjadi makanan bagi para rider vespa. Namun disinilah sisi lain dari keunikan vespa. Kita jadi tahu tata cara perawatan ringan untuk kendaraan kita disaat sedang kondisi sulit seperti ini. Biasanya para rider sudah mempersiapkan Busi cadangan, kunci pas, obeng, kabel cadangan,dll. Asal sudah memperhatikan cara orang bengkel memperbaikinya satu atau dua kali, pasti kita bisa melakukan nya sendiri  atau, ketika vespa sedang “ngambek” kita juga harus siap untuk melakukan senam kaki pada kick starternya.


Ah vespa, kendaraan yang tak lekas ditelan zaman, walau Piaggio sudah meluncurkan vespa varian matic, namun vespa manual tetap ada dihati para penggemarnya.. Saiyidito Hatta