VESPA
09.59
Diposting oleh Unknown
Untuk urusan satu ini tentang
soal kendaraan, motor Italia yang menjadi trademark para pengantar Pizza
dinegara ini memang suatu motor klasik yang paling unik. Kenapa begitu? Ya
karena kalau berbicara tentang vespa berarti anda sedang berbicara mengenai
kesabaran.
Jika anda memutuskan untuk
membeli motor vespa yang bukan matic seperti sekarang ini, berarti anda juga
harus bersedia menjadi mekanik untuk vespa anda sendiri. Yang namanya motor tua
ya seperti ini, tidak seperti motor matic atau motor sport yang terlihat gagah
juga jantan bagi para biker nya.
Vespa tidak bisa ngebut lalu ngepot tapi vespa itu sederhana vespa
itu santai. Ketika anda sedang berkendara untuk ke kampus atau kantor, vespa
akan selalu menjadi kendaraan yang aman karena jalan nya yang pelan dan tidak
mungkin ugal-ugalan dan membahayakan. Layaknya slogan tukang ojek “biar lambat
asal selamat” atau kata orang jawa “alon alon asal kelakon” ada dalam jati diri
kendaraan bersuara knalpot trengg teng
teng teng ini.
Berkendara vespa mempunyai
keunikan tersendiri, yaitu saling sapa antar sesama. Tak peduli tua maupun
muda, kaya maupun miskin jika sudah berkendara vespa akan saling sapa atau
membunyikan klakson khas vespa jika bertemu dijalan. Lain dari itu, pengendara
vespa akan selalu dihormati oleh anak kecil dimanapun berada. Saya sering
seperti ini, disaat hendak keluar dari area perumahan kost saya, disitu ada
sekumpulan anak-anak kecil yang suka bermain. Masih kecil mereka, tapi mereka
selalu memberi hormat tatkala saya lewat didepan mereka, atau ketika saya
sedang keluar kota, saat itu saya bertemu dengan seorang anak yang diboncengi
oleh orang tuanya anak itu masih sempat hormat sambil tersenyum kepada saya.
Saya yang saat itu juga tak bisa untuk tidak tersenyum balik kepadanya. Hahh,
berkendara vespa diantara kerumunan anak-anak bak seorang Jenderal diantara
para Kopral.
Berkendara vespa tak selamanya
senang karena keunikan nya, mogok mendadak, busi banjir, kabel gas/kopling
putus sudah menjadi makanan bagi para rider vespa. Namun disinilah sisi lain
dari keunikan vespa. Kita jadi tahu tata cara perawatan ringan untuk kendaraan
kita disaat sedang kondisi sulit seperti ini. Biasanya para rider sudah
mempersiapkan Busi cadangan, kunci pas, obeng, kabel cadangan,dll. Asal sudah
memperhatikan cara orang bengkel memperbaikinya satu atau dua kali, pasti kita
bisa melakukan nya sendiri atau, ketika
vespa sedang “ngambek” kita juga harus siap untuk melakukan senam kaki pada
kick starternya.
Ah vespa, kendaraan yang tak
lekas ditelan zaman, walau Piaggio sudah meluncurkan vespa varian matic, namun
vespa manual tetap ada dihati para penggemarnya.. Saiyidito Hatta
This entry was posted on October 4, 2009 at 12:14 pm, and is filed under
. Follow any responses to this post through RSS. You can leave a response, or trackback from your own site.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




5 Desember 2014 pukul 01.32
Minta ijin ambil gmbat sukarno bang