Saiyidito Hatta

Wahai Ibu 
Berharap kami menjadi mutiara terindahmu
Dalam semua peran yang kau mainkan di bumi
Ini peran terbaikmu

Dalam lelah kau rangkai kata bijak untuk kami
Mengurai senyum disetiap perjalanan kami
Mendera doa disetiap detik nafas kami
Ibu, kau berlian dihati kami


Relung hatimu begitu indah
Hingga kami tak sanggup menggapai dalamnya
Derai air matamu menguntai sebuah harap
Di setiap sholat malammu



Ibu
Kami hanya ingin menjadi sebuah impian untukmu
Membopong semua mimpimu dalam pundak kami
membalas jasamu sebelum berjumpa kembali di surga nanti

Ibu
Jangan benci kami
Jika kami membuatmu menangis. 
Tak semata kami hanya tak tahu
Akan semua keikhlasanmu

Oh Ibu
Duhai engkau wanita terbaik yang aku miliki
Tiada keluh maupun kesah yang terdengar
Dalam hati pasti engkau menangis perih
Akan nasib kami diluar yang tak pasti